Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

Plot Musim Kemarau

 Orientasi A dan B adalah teman sejak kecil. keduanya berpisah setelah dewasa dan setelah itu hubungan mereka tidak dekat lagi. pada suatu hari, A ditelpon oleh salah satu keluarga B bahwa B telah meninggal pada hari itu. A kemudian berziarah ke makam B setelah satu minggu. A kemudian mengunjungi beberapa tempat yang dahulu A dan B menghabiskan masa muda mereka.  Konflik di sebuah sawah yang dahulunya merupakan tempat mereka bedua bermain saat kecil dulu, A melihat sesosok peri berwarna kuning emas. Peri itu memperkenalkan diri sebagai peri musim kemarau, dan kedatangannya saat ini bertujuan untuk menjemput kembali si A yang sebenarnya seorang penjelajah realita. A tidak begitu paham, tetapi peri itu bersikeras untuk membawa A ke alam lain. A tentu saja menolak, A memilih untuk melarikan diri dari peri emas itu. A melewati parit, hutan kecil, dan beberapa sawah. sampai di sebuah sawah yang luas, A terperosok jatuh ke dalam parit, kemudian peri itu datang. tiba-tiba, langit men...

Penjaga Tidur

seseorang turun dari langit dengan pelan. orang itu tampaknya tidak sadarkan diri, dia telah terjatuh dari langit.  seorang perempuan dengan pakaian putih bersih serta sebuah kalung bersinar tepat diatas dadanya. perempuan itu terbaring lemas diatas tugu Makam Ratu Adalisa. aku adalah Kiryik, seorang penjaga makam yang telah lama bertugas, namun untuk hari ini aku menemukan sesuatu yang tidak wajar, yakni seorang perempuan jatuh dari langit dan terbaring lemas diatas makam seseorang. aku melihat langit-langit makam, tidak ada yang aneh. awan dan bulan tidak menunjukkan tanda bahaya, begitu pula dengan bintang yang tengah memandang. sepertinya anak ini adalah salah satu bintang jatuh. langkahku pelan, mendekati sesosok perempuan yang usianya kira-kira masih remaja atau belia. kupandang wajahnya, dia tampak kelelahan seperti telah menempuh perjalanan yang jauh. kurangkul tubuh mungilnya itu, tanganku memegang tengkuk leher dan betisnya. anak ini baru saja pergi dari suatu tempat menu...

Fanicu

 Tiang putih besar dan mengkilap menyokong bangunan rakasasa itu. dari kejauhan tampak sesosok raja setinggi 900 meter dengan pengawalnya yang masing-masing setinggi 200 meter. mereka adalah para titan agung yang menjaga bumi dari ancaman iblis terkutuk, kaki mereka dan bahu mereka tidak akan berani untuk hadir ditempat titan agung berdiri. para manusia, tumbuhan, dan hewan menghormati para titan agung yang berjumlah lebih dari 20 orang. mereka adalah para penjaga alam yang tersebar dipenjuru bumi. menjaga serta menertibkan keamanan bumi dari para iblis. akan tetapi, manusia tamak dan serakah mencoba untuk memusnahkan para titan agung yang  telah lama berkuasa selama 1000 tahun.

Tangan Kanan

Rudi mengepalkan tangan, kemudian meninju berkali-kali pintu besi itu hingga penyok. dia saat ini tengah dipenjara oleh sekelompok bandit yang hendak memburu harta karun desa Rudi.  Tangan Rudi sudah mengucurkan darah dan membiru, namun Rudi tidak peduli, dia tetap meninju pintu besi dengan sekuat tenaga, sampai tangannya saat ini sudah tidak mampu lagi digerakkan. Rudi adalah anak muda yang berasal dari desa tambang yang mata pencahariannya adalah menambang batu bara, pada suatu ketika ada desas-desus bahwa tambang yang mereka pakai dahulunya adalah tambang berlian langka yakni jenis berlian berwarna pink. Rudi menjadi korban dari berita bohong itu, sebab pada kenyataannya tidak ada namanya berlian pink sejak nenek moyangnya menggali tempat itu.

Pintu Ajaib

 Pintu itu berwarna coklat dengan gagang pintu keemasan. terdapat ornamen klasik pada bagian tengah pintu yang berwarna keemasan dengan sedikit kecoklatan. saat ini pintu itu tertutup rapat, walaupun begitu, dahulu pintu itu adalah gerbang menembus dua dunia yang berbeda. konon katanya, pada saat vila ini masih belum difungsikan, beberapa kali warga sekitar melihat sesosok pria gagah yang berbeda selalu keluar lewat rumah ini. padahal menurut warga, vila itu belum beroperasi sejak pemilikinya meninggal dan belum dipindah tangankan ke ahli waris. kami berlima menyusuri perkampungan terpencil itu untuk datang mencari misteri dibalik pintu kayu itu. awalnya kami hanyalah sekelompok remaja yang mau berlibur di vila dekat dengan kota, namun teman kami yang bernama Yana memberi saran kepada kami untuk berlibur di vila terpencil itu sebab pada hari yang bersamaan akan ada festival unik dari perkampungan itu. Yana menunjukkan jalannya, tepat di basement yang kumuh dan berdebu terdapat satu...