Pintu Ajaib

 Pintu itu berwarna coklat dengan gagang pintu keemasan. terdapat ornamen klasik pada bagian tengah pintu yang berwarna keemasan dengan sedikit kecoklatan. saat ini pintu itu tertutup rapat, walaupun begitu, dahulu pintu itu adalah gerbang menembus dua dunia yang berbeda. konon katanya, pada saat vila ini masih belum difungsikan, beberapa kali warga sekitar melihat sesosok pria gagah yang berbeda selalu keluar lewat rumah ini. padahal menurut warga, vila itu belum beroperasi sejak pemilikinya meninggal dan belum dipindah tangankan ke ahli waris.

kami berlima menyusuri perkampungan terpencil itu untuk datang mencari misteri dibalik pintu kayu itu. awalnya kami hanyalah sekelompok remaja yang mau berlibur di vila dekat dengan kota, namun teman kami yang bernama Yana memberi saran kepada kami untuk berlibur di vila terpencil itu sebab pada hari yang bersamaan akan ada festival unik dari perkampungan itu.

Yana menunjukkan jalannya, tepat di basement yang kumuh dan berdebu terdapat satu pintu misterius berbahan kayu dengan warna coklat tua yang anehnya wujud pintu itu tidak berubah sama sekali walaupun sudah berpuluh-puluh tahun vila ini dibangun. 

vila ini merupakan vila bekas penjajah belanda yang dahulu tinggal di daerah pegunungan, karena lokasinya yang terpencil dan disekelilingnya tidak tampak adanya tanda-tandanya musuh, akhirnya para penjajah yang kaya raya membangun vila ditempat ini.

vila ini cukup luas, didepannya terdapat gerbang vila yang cukup besar dengan tanaman perdu yang menyertai jalan kerikil serta pohon pinus yang lumayan besar di dekat parkiran mobil. bangunan awal adalah aula vila berwarna kuning pudar dengan kayu coklat gelap menyangga atap keramik yang berwarna abu-abu.

dibelakang aula, terdapat taman kecil yang tepat ditengahnya ada sebuah air mancur kecil dengan beberapa bunga dan tanaman perdu yang indah. disekitar taman itu, beberapa koridor yang menghubungkan vila yang ditutupi juga dengan atap keramik serta disanggah dengan kayu coklat kegelapan.

dibagian timur dari taman, ada sebuah bangunan lumayan besar. bangunan itu adalah kamar utama dari vila. bagian selatan dan barat terdapat halaman luas hijau yang menjadi tempat bermain golf. sedangkan dibagian utara adalah aula vila. 

ada beberapa bangunan kecil yang tidak terlalu terawat, namun kegunaannya masih ada contohnya seperti, ruang pentri, beberapa gubuk, dan kamar tamu.

dibangunan utama ini terdapat basement sempit yang jalan masuknya tepat dibawah tangga menuju lantai dua. saat dibuka, didalamnya hanya beberapa alat pembersih serta sebuah tangga kecil mengarah kebawah yang melingkar. tepat didasarnya, ada sebuah ruangan luas yang terbuat dari kayu dan batu andesit sesuai dengan perancangnya, basement ini bertemakan eropa abad pertengahan, tapi dengan satu pengecualian. dibasement yang usang ada sebuah pintu kayu yang berkilau seperti baru saja dipoles dan dipasang, tidak seperti basement yang kumuh.

salah satu teman kami yang memiliki badan yang besar mencoba untuk membuka, tangannya memegang gagang, tapi sepertinya  tangan teman kami terlalu besar sehingga agak sulit untuk menggenggam. teman kami yang lain berbadan kecil mencoba untuk membuka, kali ini tangannya muat, dia menarik gagang dengan perlahan lahan, namun kekuatannya tidak cukup untuk membuka pintu satu arah ini.

aku dan Yana mencoba menarik teman kami yang kecil itu, aku memegang bahu Yana, sedangkan Yana menggengam erat-erat lengan teman kami. disaat kami mencoba menarik bersama-sama, teman kami yang tubuh besar mencoba juga membantu.

sepertinya kekuatan kami telah menyatu, perlahan-lahan kami mencoba menarik bahu satu sama lain dan seketika pintu terbuka dengan pelan.

pintu terbuka dengan decit yang keras, ornamen emas itu memancarkan cahaya kuning dan mengenai mataku. saat itu aku pikir diriku akan buta, namun sesaat setelah itu mataku terbuka dan melihat tempat yang putih, dingin dan bersalju.

teman kami dan Yana terkapar, namun seketika sadar setelah udara dingin memenuhi basement.

kami sama-sama menyaksikan sebuah tempat yang sangat jauh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjaga Tidur

Plot Musim Kemarau

Fanicu